Kegiatan
ini berawal ketika kami berencana untuk menikmati suasana pelabuhan disore hari.
Hari itu kami melakukan sowan kepada Pembina IPPNU. Sepulang dari rumah beliau
kami dibekali Susu dan beberapa jajan yang akan kami nikmati dengan ditambah Sewel (makanan khas Madura) di
pelabuhan Kamal yang kami nantikan rona senjanya. Namun selang beberapa menit kami
duduk, kami dihampiri beberapa anak kecil yang meminta uang.
Kesempatan
ini dimanfaatkan oleh rekanita untuk berbagi ilmu. Jadi, sebelum memberikan
jajan dan uang yang diminta kami sempat bertanya-tanya perihal nama ataupun
jenjang pendidikan mereka. Ternyata mereka berusia 5-9 tahunan. Mereka anak yang pintar, terbukti mampu menjawab
soal matematika yang kami diberikan dengan benar walaupun harus di iming-imingi susu botol sebagai hadiah jika menjawab benar. Selain itu kami juga menanyakan beberapa hal yang berkaitan dengan
keTuhanan misalnya tentang apakah mereka mengena; huruf hijaiyah atau sekedar tau berapa rokaat setiap jenis Sholat 5 Waktu. Selain itu kami juga menanyakan perihal surat-surat pendek, dan Alhamdulillah salah satu dari mereka
masih menghafal Al-Fatihah dengan lancar.
Dari
kegiatan yang tidak terencana ini memberikan pelajaran bahwa berbagi itu indah.
Melihat mereka tersenyum dengan bergantian meminum susu saja sangat membahagiakan.
Banyak yang butuh rangkulan tangan untuk membuat mereka nyaman. Semoga mereka
menjadi calon rekanita yang memiliki hidup lebih baik dan mampu bermanfaat bagi
sesama nantinya. Amiin.

0 Komentar