Suasana Rutinan
Merawat tradisi sangat diperlukan demi mengantisipasi
lunturnya kultural keagamaan yang ada pada kader Ikatan Pelajar Nadlatul Ulama
(IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di tingkatan Universitas.
Maka PKPT IPNU-IPPNU UTM mengadakan sebuah rutinitas di setiap minggunya.
Kegiatan ini dilakukan rutin pada hari Senin malam Selasa di Mushola Al-Fatih
Gg. WN Telang, Kamal. Kegiatan yang berjalan setiap minggunya ini di isi dengan
ngaji ASWAJA dan Istighosah yang dilanjut dengan sholawat dhibaan, namun keduanya
dilakukam secara bergantian. Hal ini bertujuan agar kader PKPT IPNU-IPPNU UTM
tidak merasa bosan dengan konsep yang sama setiap minggunya.
Dalam pengisian ngaji Aswaja biasanya kami turut mengundang bapak Abdur
Rosyid selaku Ketua MWC NU Kamal yang mana sangat mendukung adanya kegiatan
ngaji Aswaja yang dilakukan oleh PKPT IPNU-IPPNU UTM. Sedangkan istghasah dan dhibaan biasanya di
handel oleh Rekan-rekanita pengurus yang ada di departemen Dakwah dan Hubungan
Pesantren (IPNU) dan departemen Hubungan Pesantren dan Sosial Masyarakat
(IPPNU). Dalam kegiatan rutinan ini pengurus membentuk Penanggungjawab (Pj)
dari kedua departemen baik IPNU maupun IPPNU.
Pengurus menghimbau kepada seluruh kader untuk
mengikuti rutinan yang dilakukan tersebut, jika memang tidak ada halangan. Adanya
wadah semacam itu memang disediakan oleh
pengurus dan dijaga terus keberlangsungannya. Menjaga keistiqomahan dalam
mengajak rekan-rekanita untuk menjalankan amaliyah NU sangat diperlukan
ditengah kesibukan mahasiswa dalam kegiatan pembelajarannya dikampus. Tidak
hanya itu rutinan ini juga menjadi ajang silaturahim kepada seluruh Kader yang
ada di UTM sehingga memiliki hubungan dan kedekatan yang baik sesama anggota
PKPT IPNU-IPPNU UTM. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjadikan Rekan-reanita lebih mapan secara
spritual maupun intelektualnya.
Kegiatan rutinan yang dilakukan sudah ada sejak awal
berdirinya PKPT IPNU-IPPNU UTM pada tahun 2017. Rutinan awal yang berjalan
hanya diikuti oleh beberapa kader saja karena maklum masih dalam tahap
pendirian, namun hari ini sudah lebih baik dengan setiap rutinannya diikuti
kurang lebih 40-an kader dengan konsep yang sedikit berbeda dengan ditambahnya
ngaji Aswaja. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berjalan dengan
baik karena kegitan ini juga didasarkan pada “al muhafadzah ala qodim al shalih wal akhdzu bil-jadid al ashlah” yakni
melestarikan nilai-nilai lama yang baik dan menerapkan nilai-nilai baru yang
lebih baik.

1 Komentar
Luar biasa
BalasHapus