Dalam rangka memperkuat ukhuwah dan himmah berorganisasi, Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Trunojoyo Madura menyelenggarakan Buka Bersama dan Kajian Tematik bertempat di Kantor MWCNU Kamal, pada Jum'at (14/04/2023).
Buka puasa ini sudah menjadi tradisi tahunan yang diadakan pada bulan Ramadhan yang penuh berkah. Buka bersama menjadi salah satu momentum yang dirindukan umat muslim dibulan Ramadhan, khususnya di Indonesia. Momen buka bersama tersebut sebagai sarana untuk bersilaturahim demi mempererat tali persaudaraan sesama anggota IPNU IPPNU UTM.
Acara dimulai pada sore jam 17.00 wib pembacaan tahlil yang dilanjutkan dengan buka bersama. Kegiatan buka puasa bersama juga bertujuan untuk menambah keakraban antar keluarga besar PKPT IPNU IPPNU UTM. Pada saat berbuka puasa, semuanya bersatu, berkumpul penuh keceriaan, canda tawa dan bercengkerama satu dengan yang lain dan bersama-sama menunaikan sholat maghrib berjamaah, lanjut dengan kajian tematik, dan di akhiri dengan shalat tarawih berjamaah.
Kajian ini menghadirkan demisioner pengurus pkpt ipnu ippnu utm tahun 2019 yakni Rekan Shofa. Tema dalam kajian tersebut adalah malam lailatul qadar dan ukhuwah. "Pasti rekan-rekanita semua sudah mengetahui tentang malam Lailatul Qadar, kita tingkatkan ibadah lebih-lebih kalau kita bisa shalat 5 waktu secara berjamaah.Untuk pembahasan sekarang kita lebih khususkan untuk membahas tentang ukhuwah. Penerapan ukhuwah didalam organisasi yaitu seorang ketua harus lebih mengerti karakteristik bawahannya biar bisa menyelesaikan masalah yang ada, harus bisa mengayomi dan juga peduli. Untuk mengisi kekompakan dalam berorganisasi tentunya harus bisa saling memahami, rasa senasib seperjuangan."
Menurut Wahyu Aditya selaku CO Departemen Dakwah dan Jaringan Pesantren, kegiatan tersebut selain untuk mengeratkan anggota IPNU IPPNU juga untuk ngalap berkah dibulan Ramadhan.
"Harapan dengan adanya kegiatan itu yaitu dapat meningkatkan nilai agamis dalam diri pelajar NU dan semoga kebersamaan seperti ini tidak hanya berhenti di bulan puasa tetapi terus berkelanjutan ila yaumil qiamah, amiiin". Pungkasnya
Narator : Rekanita Ayik Nur Azizah
Editor : Rekanita Ella Fransiska


0 Komentar